Aku akan bercerita tentang kisah cinta ku pada awal masa putih abu-abu. Tepatnya
di kelas X, pada saat semester 2.
Aku menyukai seorang pria yang berbeda kelas dengan ku. Awal ku menyukainya
yaitu pada saat belajar bersama. Dia mengajariku. Dan tanpa sadar dia memegang
tangan ku, hatiku deg-degan pada saat itu. Aku belum menyadari adanya rasa suka
ini. Di minggu berikutnya, aku kembali bertemu dengannya. Dia belajar sangat
rajin. Aura ketampanannya terpancar indah. Pada saat itu, aku merasa ganjil
dengan perasaan ini.
--> Pada hari senin. 7 november 2011 lalu. Sekolah ku, SMA Negeri 1 Tarakan mengadakan hari raya kurban di sekolah. Nah, aku adalah salah satu panitianya. Aku di bagian seksi konsumsi. Acaranya dimulai dari pukul 07.00. Lalu penyembelihan pun dimulai. Semua laki-laki dan guru laki-laki yang membantu penyembelihan. Di tengah-tengah penyembelihan tiba-tiba sang sapi mulai memberontak. Namun, semuanya bisa mengatasinya.
Setelah itu, pengkulitan pun dilakukan. Yang melakukannya sama, yaitu para lelaki. Selanjutnya pemotongan daging pun dimulai. Sebelumnya, pot bunga di angkat dan terpal yang dibawa oleh seksi perlengkapan di gelar di lantai.
Tanggal 15 oktober 2011 kemarin, aku serta anggota KKR dan PMR baru lainnya, mengikuti Kemah untuk pengukuhan anggota-anggota baru. Kemah ini dilakukan di SMP Negeri 2 Tarakan. Jam 18.30, kami sudah ada di sekolah. Lalu, kami melakukan pembukaan dan melakukan perkenalan. Perkenalan ini di lakukan oleh seluruh panitia dan peserta-peserta KKR dan PMR lainnya.
Setelah itu, aku dan teman-teman KKR lainnya shalat. Awalnya antri dulu buat wudhu di WC. Setelah selesai shalat waktunya untuk penyampaian materi untuk setiap anggota KKR dan PMR. Setelah ruangan dipisah untuk penyampaian materi KKR dan PMR, aku dan teman-teman KKR lainnya mendengarkan materi-materi yang disampaikan.
Pada pukul 20.30, kami istirahat sejenak. Kami mengganti baju dan langsung makan. Karena hanya aku yang membawa makanan, jadi aku dengan 5 teman ku makan bersama dalam 1 piring. Walaupun cuman 5 orang sepiring, tapi rasanya nikmat. Mungkin karena makannya bersama-sama.
Sekitar setengah jam kemudian, materi kemudian di lanjutkan kembali. Setelah materi selesai, kami pun berkumpul di halaman dan membuat lingkaran besar, lalu kami bernyanyi bersama.
Tanggal 24 mei 2011, kami Bocah sesat (bocah sembilan satu) dari SMP 2
Tarakan mengadakan acara perpisahan di pantai amal. Sebelum tanggalnya,
tentunya kami mengadakan rapat untuk penyiapan barang-barang ke pantai amal.
Pada rapat itu semuanya telah direncanakan dengan baik, mulai dari Tenda,
makanan, minuman dan lain sebagainya. Semuanya diberikan tugas masing-masing
untuk membawa brang-barang yang sanggup dibawa. Selain itu, kami juga
mengumpulkan uang untuk membeli bahan-bahan makanan dan minuman. Dan juga ada
yang sukarelawan yang membawa makanan dan minuman tanpa meminta upah.
Di hari H nya, kami yang terdiri dari 30 orang, hanya 4 orang yang tak
dapat hadir karena ada halangan tertentu. Pertama-tama, kami berkumpul di
samping sekolah pada pukul 07.30 a.m agar dapat berangkat bersama-sama.
Kendaraan yang kami gunakan yaitu dengan menggunakan 3 Mobil pribadi dan bagi
yang ingin naik motor dipersilahkan. Setelah semuanya berkumpul dan ke-3 mobil
pun telah datang. Kami bersama-sama mengangkat barang-barang yang dibawa ke
bagasi mobil. Di pukul 08.00 kami pun berangkat. Diperjalanan tentunya kami
merasakan ketidak sabaran untuk cepat sampai di pantai amal.
Setengah jam kemudian, kami pun sampai di pantai. Kami langsung mengangkat
barang-barang keluar dari bagasi mobil. lalu, kami menyediakan segala keperluan untuk bakar-bakar. para lelaki memulai untuk membakar arang yang telah dibawa. lalu kami bakar ikan bersama-sama.
sebagian dari kami bermain di pantai. ada yang di ceburin di pantai hingga basah kuyup. sampai-sampai ada 2 orang dari kami yang Handphone nya rusak akibat kemasukan air. tak terasa, ikan yang dibakar telah selesai. kami pun makan bersama-sama. hhmm,, rasanya nikmat karena dimakan bersama-sama.
kami kemudian melanjutkan permainan di pantai. tentunya kami tidak lupa untuk membuat kenangan indah ini dengan foto dan video.
waktu pun tak dapat mengelak. pukul 16.00 pun kami membersihkan tempat yang kami tempati untuk bersenang-senang. terutama memungut sampah-sampah yang berserakan dan memasukkannya kedalam tempat sampah. setelah itu, kami pun pulang.
pengalaman ini tak terlupakan, dan hingga saat ini hasil foto dan video di amal masih tersimpan dan selalu ku lihat. :) :)
Aku dan teman sekelasku mengikuti lomba drama. Rencananya kami akan melakukan syuting drama tersebut di rumah adat. Setiap hari kami berlatih di sekolah. Selama kami berlatih pasti ada hal kelucuan yang terjadi. Kami pun sering mengubah-ubah peran yang sesuai dengan sikap kami masing-masing.
Pada tanggal 23 juli 2010 l, kami pun siap. Kami ke rumah adat pada jam 07.30. kami ke sana naik bus. Perjalanan sekitar ½ jam. Setelah sampai disana kami mulai menyiapkan peralatan dan kostum.
Terlebih dahulu kami memakai kostum mulai dari kostum untuk tuan putri hingaa kostum untuk rakyat. Setelah itu, kami pun di dandani oleh sang penata rias. Sekitar 1 jam kami berdandan dan akhinya selesai juga. Kami pun menunggu giliran ke dua untuk drama karena ada kelas lain yang juga ikut lomba drama tersebut.
Tengah siang, kami pun mulai untuk syuting nya. Segala gerakan dan ucapan kami lakukan. Sering juga mengalami kesalahan. Mulai dari pot bunga jatuh, lupa skenario, dan lain-lain.
Drama ini berakhir pada sore hari. Sebelum pulang, kami mula-mula melepas kostum dan menghapus make up di wajah kami. Kami pun menunggu bus, dan sekitar pukul 17.00 bus datang. Dan kami pun pulang.